CHOOSE YOUR LANGUAGE

Friday, 19 December 2014

Hati selalu tahu apa yang ia inginkan


Hujan malam ini mengantarku menuju dirimu melalui kenangan. Langit-langit kamar yang redup seakan menjadi layar dan memutar kembali memori manis tentangmu, mengingat lagi indah lekuk senyumanmu yang segera ku rindukan.

Kusadari betapa cinta pertama itu sangat menakutkan untukku, ketika hati memaksa untuk mencintai kamu yang juga dicintai banyak orang. Ketika manusia bodoh sepertiku harus menerima kenyataan pahit bahwa hanya khayalanlah satu-satunya tempat dimana aku bisa memilikimu.
 
Memang terdengar sangat bodoh, karena sekian lama mencintai seseorang yang bahkan belum pernah ku genggam dan rasakan hangat jemari tangannya. Namun, aku tak peduli. Ada seribu alasanku untuk tetap mencintaimu, karena hati takkan pernah berbohong dan selalu tahu apa yang ia inginkan.

Biarkan aku memasuki takdirmu diam-diam dan menyatukan hati kita dengan ikatan do’a.

No comments: