CHOOSE YOUR LANGUAGE

Thursday, 30 October 2014

Merindukan kamu (yang dulu).

Dulu kita adalah pejuang yang saling memperjuangkan hati kita satu sama lain...
Dulu akulah tujuanmu, dan kamulah tujuanku...
Dulu akulah bahagiamu, dan kamulah bahagiaku... 

Dulu kamulah satu-satunya sosok yang mau berusaha mengerti dan berubah demi aku...
Dulu kamulah sosok yang rela menangis karena aku...
Dulu kamulah sosok yang diam-diam mendoakanku, memperhatikanku, mengharap kepekaanku...
Tak pernah ku lewatkan satu detikpun tanpa tertawa karena sifatmu yang sedikit konyol...

Namun,
Semua berakhir begitu cepat...
Ku sadari, kebodohan membawaku pada penyesalan...
Kebodohan dan pengabaianku membuat tembok diantara kita, hingga akhirnya kamu lelah dan menjauh...
Sungguh aku tak pernah mengira bahwa penyesalan akan sesakit ini, aku tak pernah mengira kehilanganmu akan seperih ini...

Kemanakah kamu yang dulu tulus mencintaiku?
Kemana kamu yang dulu pernah sangat menggebu-gebu?
Kemanakah arti kesungguhan?
Tak layak kah aku di pertahankan?

Aku tau, semua takkan pernah kembali seperti dulu...
Setidaknya aku pernah menjadi tujuanmu walau sekejap, setidaknya manusia bodoh ini pernah menjadi bahagiamu...
Setidaknya kau pernah membuatku merasa dicinta, walau tak untuk selamanya...
Nyawaku di dalam raga, namun jiwaku entah kemana...





No comments: